Umur wanita itu sudah genap 30 tahun. Ia diturunkan suami dibilangan
Blok M. Karena berbeda arah. Ia bekerja di Gandaria. Perjalanan ia lanjutkan menggunakan
bus kota. Saat naik bus derai tangis
dari langit seolah latah. Ya dada Nei sakit bukan kepalang. Dibilang Mika tidak
mau mengalah. Apa artinya penantian bertahun-tahun dengan kesabaran.
Atau Mika sudah bertemu sesorang sehingga ia tidak sabar menunggu buah
hati itu. Keluar dari perut Nei. Hai Mika bukan Nei tidak mau mempunyai momongan.
Bukan. Pekerjaan ini sangat berarti bagi
diri Nei. Kelak untuk bayi juga.
Nei menatap jendela bus yang mulai dibasahi titik air. Mengaburkan
pandangan. Apakah mata hati Nei kabur seperti jendela itu. Sehingga tidak bisa melihat
masalah dengan jelas. Ya Allah, jaman sekarang masihkah seorang perempuan
tinggal di rumah demi anak-anaknya?
Mengapa isu ini menerpa rumah tangga sekarang. Empat tahun adalah waktu
penantian yang panjang untuk menanti tangisan bayi. Mestinya otot kesabaran
sudah terlatih untuk tetap kuat. Mengapa sekarang tiba-tiba Mika menuntut Nei
berhenti bekerja?