Showing posts with label Celoteh Anak. Show all posts
Showing posts with label Celoteh Anak. Show all posts

1/02/2015

SEIMBANG

Lazua meniup pesawat plastiknya. Bannya ada 4. Ia bertanya dan menjawab sendiri. Mengapa bannya ada 4. Belum saya jawab. Ia menerangkan jawabannya karena kalau 3, tidak  seimbang.

Walaupun pesawat asli hanya 3. Ia tidak menjadikan itu sebagai acuan. Ya Allah, dek hari ini Umm baru mendengar kau berbicara tentang keseimbangan.  Suatu hari, entah kapan itu kau akan bicara tentang keseimbangan dalam otak dan hidup.


12/25/2014

KEPO

Lazua: "Umm aku ingin tahu  artinya kepo."
Saya menjelaskan dengan seksama, "Artinya ingin tahu." Tanpa tanda tanya.
Lazua: "Iya aku ingin tahu banget."
Saya tertawa.
Lazua: " Abang Az juga tertawa ketika aku nanya arti kepo." Wajahnya menyimpan kebingungan.
Ha ha ha sama saja model pertanyaan jaman dahulu what itu artinya apa. Satu jam juga tidak selesai.
Kalau Az ditanya temannya, " I don't know artinya apa?"
"Saya tidak tahu."
"Katanya pinter Bahasa Inggris."

12/16/2014

Shio Garuda

Saya menonton sekilas sinetron Tujuh Manusia Harimau. Ingat waktu SMP suka melalap novelnya. Ingat juga nenek saya bilang dulu beliau naik harimau kalau ke gunung (orang Banjar menyebut bukit: gunung). Terus kakak sepupu saya waktu kecil pernah berfoto di belakangnya ada harimau. Zaman dahulu mana ada photoshop. Jadi percaya saja. Gara-gara penjaga keturunan itu  ketika belajar rukyah mandiri apa yang tersembunyi keluar semua. Walah saya tidak menyangka. Daripada menghalangi semua ibadah lebih baik tidak mempunyai penjaga bukan. 

Toh ada Ab yang bershio harimau (apa hubungannya) penjaga yang kelihatan. Kepercayaan orang Thiongha ini saya ceritakan pada Az dan Lazua. Az tahu shionya sedang Lazua tidak. Ketika saya cari di internet shionya hewan pengerat. Ia tidak mau shionya binatang itu. maunya elang, eh maksudnya binatang Indonesia. Begitu ia meralat. 

"Aku maunya  shio Garuda." Lazua itu bangga sekali dengan Indonesia sampai-sampai shionya pun ingin Garuda.