2/22/2013

Kelas Baru


Ketika seseorang berkeinginan belajar Allah memfasilitasi dengan segala cara. Umur bukan  batasan menjadi  manusia pembelajar. 


Speechless ketika aku masuk dalam episode kelas baru. Rasa-rasanya bukan aku yang mendampingi guru untuk belajar namun anak-anaklah yang melakukan itu. Tanpa aku tanya seorang anak berkata padaku, "Dia adalah ABK." Tanpa berbicara banyak aku mengetahui dari sorot mata dan body language-nya. Ia nyaman saja dengan kehadiran teman-teman istimewanya. 

Aku pernah menulis sedikit  tentang sekolah  inklusi (http://goo.gl/lT0eY), hari ini aku menyaksikan, kelas itu nyata. Manfaatnya terasa bagi anak-anak.


Meski sampai saat ini sekolah inklusi masih terus melakukan perbaikan dalam berbagai aspek, namun dilihat dari sisi idealnya sekolah inklusi merupakan sekolah yang ideal baik bagi anak dengan dan tanpa berkebutuhan khusus. Lingkungan yang tercipta sangat mendukung terhadap anak dengan berkebutuhan khusus, mereka dapat belajar dari interaksi spontan teman-teman sebayanya terutama dari aspek social dan emosional. Sedangkan bagi anak yang tidak berkebutuhan khusus memberi peluang kepada mereka untuk belajar berempati, bersikap membantu dan memiliki kepedulian. Disamping itu bukti lain yang ada mereka yang tanpa berkebutuhan khusus memiliki prestasi yag baik tanpa merasa terganggu sedikitpun

Aku ingat ketika anak kedua mengalami keterlambatan dalam berbicara dan berjalan. Umur 2,5 tahun baru bisa berjalan.  Umur 3 tahun lebih baru bisa bicara. Kini ia 9 tahun sudah kelas 4. Belajar seperti anak-anak lain.  Bila mengingat  masa  kecilnya.  Hmmm 
(http://37mw-blogspot.com/2012/11/qowi-harapan-yang-kuat-azra-penolong.html)






No comments:

Post a Comment