3/16/2020

Ginjal Sehat Untuk Semua


Hari Ginjal Sedunia jatuh tanggal 12 Maret. Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), dr Cut Putri Arianie. M.H.Kes memaparkan cara pencegahannya  di ruang Germas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hadir juga, dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH dari PERNEFRI (Perhimpunan Nefrologi) Indonesia Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI- RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo.





Tujuan World Kidney Day, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya fungsi ginjal bagi tubuh, mengetahui faktor risiko penyakit ginjal termasuk DM dan hipertensi, memotivasi tindakan pencegahan dan penafsiran penyakit Ginjal, memberi edukasi bagi petugas medis tentang perannya dalam menurunkan dan mendeteksi penyakit ginjal, memotivasi pemerintah untuk menekankan pada tindakan penapisan penyakit ginjal, meningkatkan  transplantasi sebagai salah satu modalitas terapi pengganti ginjal terbaik.




Tema untuk 2020 adalah Kidney Health for Everyone Everywhere:from Prevention to Detection, on Equitable Access to Care. Sedang untuk nasional Ginjal Sehat untuk Semua.

Abah saya dulu ada batu di ginjal, om saya juga demikian. Kalau tetangga saya karena gagal ginjal, dialisis (cuci darah)  lebih 3 tahun. Awalnya karena tekanan darah tinggi. Gejalanya gatal-gatal.  Beliau meninggal. Beberapa minggu sebelumnya terlihat sehat. 

Berdasarkan data Institute for Health Metric and Evaluation (IHME), Global Burden Disease, 2017, penyakit ginjal menempati urutan ke 12 setelah TBC, jumlah yang meninggal 53,3 juta. Di Indonesia tahun 2017 total kematian 1.510.113.

Nomor 2 penyakit katastropik, setelah penyakit jantung. Penyakit katastropik adalah penyakit yang harus ditangani khusus oleh ahlinya, menggunakan peralatan canggih, dan seumur hidup memerlukan pelayanan kesehatan. 

Penyakit ginjal kronis  adalah kelainan pada organ ginjal yang timbul akibat berbagai faktor. Riwayat keluarga penyakit ginjal, lahir prematur, trauma di daerah abdomen, menderita jenis penyakit tertentu (lupus, AIDS, Hepatitis C, dan lain-lain). Faktor ini tidak dapat dimodifikasi. Sedang faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah diabetes, hipertensi, konsumsi obat pereda nyeri, narkoba, psikotropika, zat adiktif dan radang ginjal.  Faktor penyebabnya, penyakit metabolism atau degeneratif. Kelainan bawaan, infeksi, tumor dan lain-lain. Pada awalnya tidak terlihat gejala khas, oleh karena itu disebut silent killer.



Penyakit ginjal kronik merupakan gangguan pada fungsi  dan atau struktur ginjal yang terjadi dalam waktu kurang lebih 3 bulan. penurunan laju filtrasi glomerulus  di dapat dari nilai kreatinin, terdapat protein pada urine, kerusakan struktur ginjal yang dapat dinilai melalui pemeriksaan USG atau patologi anatomi kerusakan pada tubulus ginjal  dan riwayat  transplantasi ginjal.


Gagal ginjal  adalah bagian penyakit tidak menular seperti paru kronik, stroke, thalassemia, kanker leukimia, jantung dan diabetes. 

Fakta Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit Ginjal kronis penyebab kematian dini nomor 16 di dunia, menurut Global Burden of Disease 2016. Penyakit ginjal kronik atau PGK merupakan penyebab ke-6 kematian di dunia dengan jumlah kematian per tahun mencapai 2,4 juta sedangkan gagal ginjal akut atau GGK dialami oleh 13 juta penduduk di dunia serta jumlah kematian per tahun mencapai 1,3 juta.




Biaya hemodialisis (terapi cuci darah di luar tubuh untuk orang yang ginjalnya tidak berfungsi normal) 3,4 triliun rupiah, berdasarkan BPJS 2017.

Berdasarkan Riskesdas 2018 (Riset Kesehatan Dasar), 4 dari 1000 penduduk di Indonesia menderita gagal ginjal.

BPJS 2018, 2,4 Triliun dihabiskan untuk biaya penyakit gagal ginjal. 





Fungsi Ginjal
Mengeluarkan sisa-sisa produk dari tubuh
Menyeimbangkan cairan tubuh dan keseimbangan  elektrolit tubuh. 
Menjaga keseimbangan asam basa tubuh
Memproduksi sel darah merah
Mengatur tekanan darah
Menyaring 120-150 liter darah merah per hari
Mengaktifkan Vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi
Terlibat dalam memproduksi hormon. Fungsinya membuat sel darah merah, pengaturan tekanan
darah dan metabolisme mineral. 

Gagal ginjal kronis disebabkan oleh 
Obesitas. Bagi laki-laki lingkar perutnya Diatas 90 cm. Perempuan diatas 80 cm. Harap berhati-hati lebih baik mencegah dengan cara diet sehat. Pada orang kelebihan berat badan mengakibatkan organ ginjal kerjanya berat. Sebab untuk kebutuhan metabolik, ginjal menyaring lebih banyak darah. Dalam jangka   lama mengakibatkan penyakit ginjal kronis. 

Tekanan darah Tinggi. Bagaimana kaitannya dengan ginjal? Ginjal membutuhkan pembuluh darah yang banyak untuk menyaring darah. Tekanan darah yang tidak terkontrol menyebabkan arteri rusak, akhir tidak bisa menyuplai darah ke ginjal.

Diabetes Mellitus.  Hubungan Diabetes Mellitus dengan gagal ginjal. Pada penderita DMkelainan ginjal awalnya dimulai dengan mikroalbuminuria, terdapat 30-300 mg/hari  protein dalam albumin. Kondisi normal tidak terdapat dalam protein utama dalam darah ini.





Tanda dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis

Tekanan darah tinggi
Perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil dalam sehari
Adanya darah dalam urin
Lemah serta sulit tidur
Kehilangan nafsu makan
Sakit kepala
Tidak dapat berkosentrasi
Gatal
Sesak
Mual dan muntah
Bengkak terutama pada kaki dan pergelangan kaki serta pada kelopak mata waktu pagi hari

Pemeriksaan Fungsi Ginjal
Secara dini dapat mendeteksi penurunan fungsi ginjal, yaitu dengan cara


Pemeriksaan darah dengan melihat kadar kreatinin, ureum, laju filtrasi glomerulus (adalah laju rata-rata penyaringan darah yang terjadi di glomerulus yaitu sekitar 25% dari total curah jantung per menit,± 1,300 ml . LFG digunakan sebagai salah satu indikator menilai fungsi ginjal. Biasanya digunakan untuk menghitung bersihan kreatinin, wikipedia). Glomerus bekerja sebagai penyaring dan membuang cairan juga elektrolit berlebih juga zat sisa dari aliran darah.

Pemeriksaan urin dengan melihat kadar albumin atau protein




Terapi untuk penyakit Ginjal
Ubah gaya hidup
Terapi dengan obat-obatan
Dialisis
Tranplantasi Ginjal
 
Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis dengan Cerdik
Cek kesehatan secara rutin
Enyahkan asap rokok
Rajin aktivitas Fisik
Diet sehat kaloro seimbang
Istirahat cukup
Kelola Stres


Bagaimana mencegah PGK dengan 8 Golden rules tidak merokok jaga kebugaran dan tetap aktif pada PLTD rutin hidrasi cukup periksa glukosa darah rutin makan makanan yang bergizi dan jaga berat badan dan hindari konsumsi obat tanpa konsultasi ke dokter periksa fungsi ginjal jika terdapat faktor risiko. 

Untuk pemerintah fokus pada tindakan pencegahan dan tatalaksana dini penyakit ginjal sehingga dapat menghambat progresivitasnya. Modifikasi gaya hidup agar lebih sehat, Penapisan pgk melalui pemeriksaan darah dan urin di fasilitas Kesehatan primer terutama bagi individu beresiko. Memastikan pasien dengan penyakit ginjal mendapatkan pelayanan kesehatan. Pemerintah diharapkan menyediakan fasilitas akses ke fasilitas kesehatan dan proteksi finansial terkait pengobatan pasien.


Dalam kesempatan ini saya menanyakan bagaimana kaitannya konsumsi herbal, obat warung dan obat dokter dengan kesehatan ginjal. Selama minum herbal  kondisi ginjal sehat maka tidak masalah. Sebaiknya tidak berlebihan. Bila sebelumnya sudah mengalami sakit ginjal lebih baik tanyakan atau konsultasi dengan dokter. Untuk obat warung  ada aturan minumnya.  Keluhan berlanjut lebih baik hubungi  dokter. Ada yang salah pada asumsi kebanyakan minum obat darah tinggi akan menyebabkan gagal ginjal. Sebenarnya tidak akan berefek seperti itu bila mengikuti saran dari dokter. Sebab dokter sudah mempertimbangkan obat yang diminum oleh pasien.

 

  
Selama wabah virus corona, masyarakat Indonesia khususnya di pulau Jawa, banyak konsumsi jamu gendong. Selama tidak berlebihan tidak akan merusak ginjal papar bu Cut. Tentu juga harus dilihat ia menderita ginjal kronis atau gagal ginjal. Kalau hal tersebut yang terjadi sebaiknya tidak minum jamu imbuh dr Pringgodigdo.

Kerjasama masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah akan menekan laju penyakit Ginjal. Sehingga ginjal sehat untuk semua bisa tercapai.

No comments:

Post a Comment