Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

5/05/2018

KUE PISANG SKIPPY® PEANUT BUTTER


KUE PISANG SKIPPY® PEANUT BUTTER



BAHAN:
100 gram pisang Uli
100 ml air
50 gram margarin
½ sendok teh garam
7 sendok makan  Skippy Peanut Butter (boleh kurang atau lebih)




Cara Membuat
  1. Lelehkan margarin. Dinginkan. Lebih baik lagi melelehkannya pada cetakan kue
  2. Potong pisang dengan ketebalan sekitar 0,5 cm
  3. Masukkan air pelan-pelan pada tepung terigu. Jangan terbalik. Sebab bila tepung yang dituang ke air. Akan ada butiran/gumplan  besar sehingga memakan waktu untuk mengaduk. Masukkan garam, aduk .
  4. Tambahkan pisang pada adonan.
  5. Margarin cair tuang sambil diaduk hingga rata
  6. Hangatkan cetakan kue. Masukkan adonan pada cetakan. Setengah matang masukkan Skippy Peanut Butter. Boleh jenis Chunky atau Creamy. Bedanya Creamy terasa lembut sedangkan Chunky masih ada sensasi potongan kacang.  

Angka 6 pada dua angka memang benar adanya, 6 pertama menunjukkan adonan baru dituang, sedang 6 berikutnya adonan ada yang dibalik ada yang tidak. 

Saya mencoba beberapa bentuk. Setelah kue diberi Skippy, kue  saya balik. Bentuk lain saya biarkan bagian yang ada Skippy tetap di atas. Api saya matikan agar tidak gosong. Sebaikknya kenali  cetakan kue. Sebab masing-masing cetakan berbeda. Cetakkan saya berasal dari Banjarmasin. Di Kalimantan Selatan biasanya cetakan tersebut untuk roti pisang. Sebutannya saja roti, bentuknya tidak seperti roti. Persis seperti kue yang saya buat. Hanya saja saya lupa bagaimana orang asli Banjar membuat roti pisang. Biasanya saya menggunakan gula. Karena saya  mencampur dengan peanut butter, saya biarkan adonan tepungnya terasa gurih. Manisnya dari pisang dan sedikit dari Skippy. Imbang kok rasanya.


Sumber tag line twitter skippy: https://twitter.com/skippy


Adonan yang saya buat jadi 7 buah kue. Saya kira-kira saja. Caranya satu bulatan cetakan satu sendok tepung, kemudian saya timbang. Untuk airnya bila ingin membuat dua kali lipat yang saya buat jangan dikalikan dua. Tambahkan saja sedikit demi sedikit agar hasil kue  tidak terlalu keras atau cair.

Waktu untuk membuat kue pisang Skippy ala saya  dari persiapan hingga matang sekitar 40 menit.  Tanpa merekam dan sesi foto waktu masak bisa 20 menit, karena sederhana. Biasanya kue enak dimakan saat hangat. Ada Skippy pas dingin masih terasa lezat. Anak saya karena lidahnya bukan taste Banjar, sangat antusias menyantap kue pisang menggunakan peanut butter.

Kue ini bisa untuk bekal anak sekolah. Tepung sedikit, ada pisang, cukup untuk energi anak. Karena ada buah dan karbo dari tepung.  Manfaat pisang memperlancar saluran pencernaan, mengobati gangguan lambung, menjaga keseimbangan air di dalam tubuh, menenangkan. Untuk  kacang mengandung protein, sebagai bahan dasar pembetuk sel-sel dan jaringan tubuh. Berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.



Ingin mencoba varian lain selain Peanut Butter, ada Skippy rasa cokelat, strawberi, dan anggur. Tiba-tiba di kepala saya ada ide. Mudah ya menyajikan kue camilan untuk keluarga atau bekal mereka sekolah dan bekerja. Kadang teman anak saya datang ke rumah. Tidak perlu bingung lagi kalau ada Skippy.

Saya membaca di web Skippy Peanut Butter bisa dipadu padan dengan buah. Nah anak-anak yang belum menyukai buah bisa dicoba. Ayam panggang dengan bumbu kacang. Tidak terpikir oleh saya. Ternyata juga bisa banget untuk topping minuman.
Bagi yang alergi kacang. Boleh coba tips saya jaga kondisi badan. Tidur cukup.  Kelola stress. Saya bisa kasih tip ini karena saya mempunyai riwayat alergi kacang-kacangan. Padahal saya sangat suka kacang. Cendol saja bisa saya beri topping kacang goreng. Mengenai alergi, saya menemukan di Facebook Skippy Indonesia  ada http://www.peanutallergy.com/symptoms-and-signs.html.

Sekilas tentang Skippy, selai ini diproduksi oleh PT.Sukanda Djaya, MM2100 Blok FF-Jl.Irian No.2 Cibitung Bekasi 17520.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

Sumber:
Wirakusumah, Emma S. 2007. Jus Buah dan Sayuran.Jakarta: Penebar Swadaya.



6/01/2017

Tips Memilih Ayam Dingin Segar dan Cara Menyimpannya



Waktu saya SD, bapak saya memelihara ayam negeri. Jumlahnya lumayan banyak. Target berternak untuk dijual.  Saat itu tidak terpikir untuk membekukan ayam.  Ya iyalah kulkas masih  generasi x. Apalagi waktu itu di Kalimantan, listrik belum sebagus sekarang. Jadi potong langsung santap. Sekarang orang mudah saja untuk menyimpan sesuatu dalam alat pendingin. Alasannya untuk praktis. Lebih lengkap lagi segar, praktis dan serba guna.


Segar berarti kondisinya tetap dingin 0–4°C atau sekitar 39°F. Kualitas dan rasa tetap terjaga dari pemotongan hingga sampai di tangan konsumen.



Praktis. Sekarang ibu-ibu sibuk. Ada yang bekerja hingga malam bahkan kadang harus ke luar kota. Apabila lauk mentah seperti ayam sudah siap di kulkas, kapan saja ingin memasak langsung bisa. Pengalaman saya harus berbelanja setelah subuh  untuk menyiapkan sarapan pagi dan bekal untuk keluarga. Padahal kalau sudah  tersedia di kulkas, saya bisa langsung mengolah.


Ibu-ibu hebat yang di rumahpun tidak kalah sibuk. Bila bahan pangan sudah tersedia, waktu bisa dioptimalkan untuk sang buah hati. Apalagi kalau punya dedek bayi, lebih nyaman kosentrasi pada si qurrata ‘ayun kan.


Serba guna. Ayam segar dingin bisa diolah menjadi apa saja.  Apalagi sekarang puasa. Sebelum sahur langsung bisa menggoreng atau dimasak sesuai selera. Mau dibikin jadi bakso, nuget atau apa saja. Diolah menjadi masakan tradisional ataupun western.  

Membaca kampanyenya pak mentri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran, MP. Timbul pertanyaan sudahkah saya memilih dan menyimpan ayam dengan benar. Kampanye terkait dengaan pemotongan, pendistribusian,  cara memilih ayam, penyimpanan,  hingga cara mengolah. Kampanyenya  bertajuk ayam dingin segar.

Tujuannya untuk ketahanan pangan Indonesia dan merupakan bagian program keamanan pangan di sektor unggas. Hal yang harus diperhatikan  dari Diluncurkan 6 Oktober 2016.  Kampanyenya dari awal Oktober 2016  hingga akhir Juni 2017. Bentuk kampanye berupa food truck roadshow. Acara bergantian dalam 20 tempat. Kegiatan berupa lomba memasak, demo masak, kuis interaktif dan khususnya mengedukasi masyarakat. 







Saya sering tidak memperhatikan kriteria ayam yang baik. Paling banter saya lihat, cium aromanya, saya pegang. Padahal lebih dari itu.  Cara memilih ayam  dingin segar.

Warna ayam eh daging ayam kuning gading atau putih krem tidak kuning atau hijau. Ada juga yang bilang putih kemerahan. 


Kulitnya kering dan tidak berlendir

Bila ditekan tidak lembek, balik lagi bila dipencet. Teksturnya liat atau kenyal. Kalau beku sulit ditekan. Katanya mlah kalau lembek patut dicurigai.

Daging ayam tidak biru alias memar

Aromanya nyaman dan  tidak bau busuk

Lihat tanggal expire pada kemasan. Kalau beku idealnya 6 bulan masih  bisa dikonsumsi.

Kemasan tidak rusak.

Hindari membeli ayam dengan promo sale, biasanya karena mendekati expire kecuali ingin cepat dikonsumsi.

Lebih baik bersertifakat halal jangan lupa dan bersertifikat organik. Bebas dari pestisida dan bahan tambahan organik.





Lebih baik lagi ada label dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, kementerian Pertanian.

 Ada label bebas flu burung

Label kemasan plastik aman untuk makanan
  


Sedang tips untuk menyimpan setelah membeli:  Simpan di freezer, maksimal 2 hari bila sudah dipotong-potong. 

Praktiknya saya sering lupa. Harusnya disimpat tempat yang kedap udara dan diberi label tanggal. Atau di pintu kulkas tulis memo  tanggal pembelian ayam.  Saat hendak digunakan keluarkan dari freezer, diamkan hingga mencair. Istilah untuk mencairkan daging ayam beku adalah thawing. Selain diletakkan diluar juga dapat diletakkan di chiller. Daging ayam di cuci  terlebih dahulu sebelum diolah.. Makanan yang mengandung nutrisi, protein tinggi, vitamin B2 dan B6, mineral (tembaga, fosfor, dan selenium) serta lebih sedikit mengandung lemak jenuh dibandingkan daging sapi, siap untuk diolah menjadi makanan favorit keluarga. 




Sumber Tulisan:

Fact Sheet Ayam Dingin Segar
www.ayamdinginsegar.com
http://www.wikihow.com/Buy-Chicken










12/26/2014

Makan di Restoran

Kami melintas di jalan Margonda. Kiri kanan  banyak tempat makan.
"Umm kita makan dimana?"
"Restoran, tetapi kita ke Mahad Rahmaniyah dulu untuk membeli formulir abang Az."
Tidak berapa lama Lazua  mengajak makan, "Yuk kita makan restoran sekarang ."
"Ya ampun  kita tidak bisa makan restoran dek."

Pulang dari ma'had kami mampir di ITC Depok Anak memilih D'Cost. Kami duduk menunggu pelayan datang. Lha kok tidak datang-datang. Tanpa disuruh Lazua dan Az menjelajah. Mereka kembali ke meja makan sambil membawa beberapa kartu. 
"Umm pesan apa?" Tanya mereka serempak.
Saya melihat menu yang menempel di nomor meja. "Umm mau masakan ini." Mereka balik ke dinding pesanan. 
So sweet banget mereka mau dengan senang hati menghampiri saya untuk menanyakan makanan yang lain. Saya kembali menunjuk makanan lain. Rupanya juga habis. Wah hal yang baru makan di resto kudu pesan makanan yang tersedia. Untungnya di dinding ada chart untuk mengetahui ketersediaan menu. Karena saya sudah pewe di meja makan tersebut. Akhirnya menyerahkan pada mereka untuk memilih menu. Mereka didampingi Ab, menyerahkan beberapa kartu pesanan di tempat yang disediakan tanpa membayar terlebih dahulu.
Pesanan agak lama diantar. Abang Az protes. 
Lazua menenangkan, " Sabar, kan banyak kostumer."
Ya ampun anak TK ini pasti keseringan dibawa ke acara yang mengundang blogger. Sehingga kosa katanya lucu untuk anak seusianya.